Menuju satu langkah keabadian

Posted: Wednesday, November 12, 2008 | Posted by Albertus Prawata | Labels:

Teman,
Sang penyair berkata,
Ikutilah cinta itu ketika harus melewati jalan terjal,
berserahlah pada rengkuhan sayapnya meskipun pedangnya melukaimu.

Teman,
Seharusnya, itu adalah kata mereka, bukan dirimu.
Biasanya, itu adalah pembenaran mereka, bukan dirimu.

Teman,
Jatuhlah ke permukaan, tenggelamlah ke dasar terdalam.
Carilah apa yang perlu engkau cari.
Mundurlah untuk menuju satu langkah keabadian.
Dengarkanlah suara itu, ketika Ia mengirim malaikatnya membawamu ke permukaan.

Teman,
aku mungkin tidak mengerti.
Aku masih menjadi bagian dari mereka.

Tetapi teman,
aku akan mencoba.
Berusaha, untuk mengerti.

Karena teman,
aku temanmu.

Aku
12112008

Sebuah jawaban dariku untuk seorang teman AMR.

0 comments: