Menunggu

Posted: Tuesday, November 11, 2008 | Posted by Albertus Prawata | Labels:


Dunia ini terlalu rumit untuk diikuti

tidak pernah ada habisnya

hari itu aku tersenyum

menunggu anggukan sang pemimpin

dia setuju, aku bergejolak

hari berganti dengan warna baru

menunggu, dan masih...

menunggu...

ditempat itu, disaat kujumpa ragamu

apa kabarmu ingin kutanya

aku baik, jawabmu, harapku

aku tidak, jawabku, harapmu?

ditemani yang mengerti rinduku

hai engkau sahabat jiwa pemberi sayapku

setidaknya ada kamu

menemaniku, dan ikut menunggu.



adakah lagi yang mau menemaniku menunggu?

0 comments: