Sunyi Juni

Posted: Monday, July 6, 2009 | Posted by Albertus Prawata | Labels:


Rindu untuk melukiskan huruf-huruf itu. Kata demi kata, kalimat demi kalimat menyeberangi alam pikiran ini. Saat-saat tertentu, kejadian-kejadian tertentu membawa ke alam rindumu itu. Agar tertuang, terbaca dan tersimpan.

Beribu-ribu huruf telah tertulis. Huruf yang terangkai menjadi sebuah kata, berartikan keindahan, kerinduan, kebencian(?). Huruf-huruf tersebut masih terus menari-nari, berlatih dan menunggu pertunjukan berikutnya. Istirahatlah sejenak, kamu membutuhkannya. Akupun juga.

Saat mata terpejam, bintang-bintang menyapa dengan ilusi kilaunya. Menyediakan waktu sebagai teman disaat detik waktu membawa jauh ke dalam alam mimpi. Selamat malam, suara sunyi Juni menyapa. Terima kasih sunyi jiwa ini membalas.

Sapaan penutup hari, saat sang jiwa sedang menikmati keruk riuh jiwa lain yang telah sakit. Istirahatlah dalam kesunyian ini, jiwamu pun akan merasa.



Unopened_Letter_To_The_World_by_eleMENTALKA (deviantart)

0 comments: