Sketsa Perancangan Arsitektur

Posted: Tuesday, April 28, 2015 | Posted by Albertus Prawata | Labels: , ,


Sketsa Perancangan Arsitektur merupakan sebuah karya buku hasil sebuah proses perjalanan panjang dari sekitar tahun 2011 sampai dengan tahun 2015. Bermula dari kegiatan mengajar kelas studio perancangan arsitektur di tahun pertama perkuliahan, datanglah sebuah keinginan untuk bisa mencatat semua masukan dari proses kegiatan belajar tersebut. Mengajar mata kuliah studio perancangan arsitektur di tahun pertama bukan merupakan suatu hal yang mudah. Banyak mahasiswa yang terkejut dan kesulitan mengikuti pola hidup baru di jenjang pendidikan tinggi, terutama dalam mengikuti perkuliahan studio perancangan yang merupakan tulang punggung/ core di jurusan arsitektur. Setiap semester berlalu saya selalu mendapatkan hal-hal baru, saya banyak belajar dari rekan dosen dan juga mahasiswa di mata kuliah yang saya ampu ini. Proses belajar mengajar tersebut saya coba catat dan tulis dalam sebuah tulisan-tulisan pendek, dan saya bukukan dalam karya ini. 

Dalam proses penulisan dan pencatatan tersebut, saya sadar bahwa bentuk catatan ini harus bisa disertai dengan visualisasi dan grafis yang menarik agar calon pembaca dapat semakin mudah memahami apa yang saya tuliskan. Hal ini memberikan sebuah kesempatan untuk kembali berkolaborasi dengan teman kuliah dahulu, Ambia Kamil. Disapa dengan nama Ayi, ia adalah teman kuliah di jurusan arsitektur Universitas Parahyangan, Bandung. Semasa kuliah, Ayi seringkali menggambarkan komik, yang kebanyakan adalah komik gambar dirinya terkait dengan kegiatan yang sedang ia lakukan saat itu. Secara cepat saya tidak berpikir panjang lagi, Ayi adalah orang pertama yang saya tawari untuk menggarab proyek ini. Saya menulis, dan dia menggambar. Berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, ia diberikan tanggung jawab yang sangat besar pada waktu proses pembuatan buku ini. Proyek kampung deret Petogogan di Jakarta Selatan itu merupakan salah satu proyek besarnya yang ia garap. Karena itu, banyak waktu lembur yang ia habiskan di kantor sehingga ia tidak bisa 100% menyelesaikan visualisasi dan grafis di buku ini. Mitos PNS pulang jam 4 sore pun menjadi bualan belaka saja, dimana Ayi seringkali meninggalkan kantor diatas jam 10 malam, dan baru bisa “mencuri” waktu menggambar setelah jam kantornya tersebut. Sekarang ia sedang menempuh pendidikan lanjut Magister Urban Design di ITB, Bandung. Dengan nama belakangnya yang ia miliki, seperti rekan abdi negara pendahulunya, saya percaya suatu saat nanti ia punya kesempatan untuk menjadi salah satu pemimpin kota di Indonesia ini (Amin). Buku ini pun tidak akan pernah selesai dari kreatifitas dan dukungan Budi Wahyono, seorang desainer penggemar Star Wars dan sepatu ini. Kesamaan hobi dan mainan kami berdua mungkin yang menjadi salah satu landasan bagi kami untuk bisa dengan cepat dan mudah mencapai kesepakatan dalam proses merancang tata letak dan cover buku ini. 

Akhirnya setelah proses yang panjang, buku bisa dicetak dan diperbanyak. Meskipun setelah dibaca ulang dan melalui proses proofread, saya menemukan ada kesalahan eja, dan ada kata-kata yang harusnya bisa lebih baik susunannya. Saya berharap ketidaksempurnaan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi berikutnya. Seperti dalam proses merancang suatu bentuk arsitektur, yang merupakan perjalanan berbentuk lingkaran besar dari proses pemograman, merancang, membangun, menempati dan evaluasi, saya pun berharap akan mendapat banyak evaluasi dan kritik dari anda. 

Sama seperti para mahasiswa yang datang ke kelas saya, saya pun masih seperti mereka, saya masih belajar dan semoga saya masih mau terus untuk belajar dan berbagi, dalam kegiatan perkuliahan dan juga menulis. Para mahasiswa inilah yang menjadi alasan utama kenapa saya menuliskan buku ini, sehingga apabila nanti mereka bertanya di kelas perancangan arsitektur, saya bisa menjawab,

“Kan sudah saya sampaikan dan tulis di buku… Sudah dibeli dan dibaca belum bukunya?” 

Sambil saya juga akan menjawab pertanyaan mahasiswa tersebut tentunya... :)

Terima kasih secara khusus kepada para mahasiswa arsitektur yang pernah dan yang akan berbagi kelas studio dengan saya, dan juga untuk para rekan sejawat, bapak dan ibu dosen, arsitek dan perancang, yang telah berbagi pengetahuannya baik di dalam maupun diluar kelas. Cerita, nasihat, kritik, masukan dan pengalaman kita bersama telah menghasilkan satu karya buku ini, dan semoga buku ini menjadi langkah awal untuk karya-karya berikutnya. 

Buku ini bisa dipesan secara online di Nulisbuku melalui link ini:
http://nulisbuku.com/books/view_book/7205/sketsa-perancangan-arsitektur-isbn



1 comments:

  1. Ron said...
  2. Blognya bagus. :)

    Jadi tertarik beli bukunya juga :)